Perpisahan yang Penuh Haru: Penarikan Mahasiswa-mahasiswi KPM 17 UNSIQ Wonosobo di Desa Sokayasa
Pada hari Sabtu, 10 Februari 2024, sebuah peristiwa emosional dan berkesan terjadi di Aula Kantor Kepala Desa Sokayasa, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan Perpisahan dan Penarikan Mahasiswa-mahasiswi Kelompok 17 KPM (Kelompok Pengabdian Masyarakat) UNSIQ Wonosobo di Desa Sokayasa menjadi momen yang ditunggu-tunggu dan penuh makna. Acara ini dimulai pada jam 19.30 WIB, mengundang kehadiran berbagai tokoh penting dari berbagai lapisan masyarakat.
Dalam rangkaian acara tersebut, Kepala Desa Sokayasa, Marjono, hadir untuk memberikan sambutan pembuka. Suasana haru dan rasa terima kasih terpancar dari setiap kata yang diucapkannya. Marjono menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi yang telah diberikan oleh Mahasiswa-mahasiswi Kelompok 17 UNSIQ Wonosobo selama berada di Desa Sokayasa.
Turut hadir pula dalam acara ini beberapa tokoh masyarakat setempat, antara lain Ketua BPD Sokayasa, M. Soim, S.Ag, Direktur BUMDES Rimahatra, Ketua PKK, Ketua LP3M, Ketua Kelompok Pertanian, dan Peternakan. Keberadaan mereka memberikan warna dan dukungan bagi kegiatan ini, menunjukkan solidaritas dan kebersamaan dalam mendukung pendidikan dan pengabdian masyarakat.
Acara diawali dengan penuh semangat oleh para Mahasiswa dengan penampilan Hadroh yang memukau. Suasana keagamaan tersebut menjadi pembuka yang indah dan menghangatkan hati semua yang hadir. Setelahnya, sambutan-sambutan dari berbagai pihak pun diberikan, termasuk dari Ketua Kelompok 17 KPM UNSIQ Wonosobo, Ketua BPD Sokayasa, dan perwakilan dari Rektor UNSIQ Wonosobo.
Ketua Kelompok 17 KPM UNSIQ Wonosobo menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada masyarakat Desa Sokayasa yang telah menjadi mitra dalam setiap kegiatan pengabdian. Ia juga mengungkapkan rasa bangga dan kebahagiaannya dapat berkontribusi dalam pembangunan masyarakat setempat. Sementara itu, perwakilan Rektor UNSIQ Wonosobo menegaskan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam pengabdian masyarakat sebagai bentuk pengembangan karakter dan kepedulian sosial.
Acara puncak Perpisahan ini ditandai dengan penyerahan kenang-kenangan dari Mahasiswa-mahasiswi Kelompok 17 UNSIQ Wonosobo kepada masyarakat Desa Sokayasa. Kenang-kenangan tersebut tidak hanya sebagai simbol fisik, tetapi juga menjadi wujud dari ikatan batin dan pengalaman berharga yang telah terjalin selama periode pengabdian.
Pemutaran video profil Desa Sokayasa turut meramaikan suasana, memperlihatkan potensi dan keindahan desa sebagai tempat pengabdian. Acara ditutup dengan salam-salaman hangat, menandakan akhir dari periode kebersamaan yang penuh berbagai makna.
Perpisahan dan penarikan Mahasiswa-mahasiswi Kelompok 17 KPM UNSIQ Wonosobo di Desa Sokayasa pada hari itu tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga sebagai awal dari kenangan indah yang akan selalu terkenang dalam setiap hati. Semangat pengabdian dan kebersamaan yang tercipta akan menjadi inspirasi bagi mahasiswa, masyarakat Desa Sokayasa, dan pihak-pihak terkait untuk terus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat dan pendidikan di masa yang akan datang.